detikcom

Sudah Meninggal, Tagihan KSM Mandiri Tetap Datang

Anto - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 09:09 WIB
Jakarta - (Bank Mandiri telah memberikan penjelasan mengenai Keluhan Bapak Anto)

Saya ingin minta penjelasan kepada Divisi Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) Tanpa Agunan Bank Mandiri perihal tagihan yang datang untuk mendiang adik saya Purnomo Aji yang meninggal pada tanggal 20 Maret 2012.

Sampai dengan saat ini tagihan atas pinjaman KTA masih di kirim ke rumah. Padahal kami sudah mengkonfirmasi perihal meninggalnya adik saya ke Bank Mandiri Pondok Cabe Mutiara sesuai dengan prosedur yang di minta oleh pihak Bank.

Pada tanggal 23 Juli 2012 ketika kami tanyakan kembali, disebutkan bahwa hal ini terjadi karena klaim asuransi belum di cairkan oleh pihak asuransi dengan alasan bahwa pihak keuangan pihak asuransi sedang bermasalah.

Tentu saja kondisi ini merugikan nasabah, sementara bunga bank berjalan terus. Mohon perhatian yang sebesarnya dari Bank Mandiri.


Anto
Jl Bungur, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
misdiyanto@gmail.com
08118111225


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    69%
    Kontra
    31%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?