detikcom

Ada Apa Dengan Indosat BlackBerry Full Services?

Asfaroni - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 09:22 WIB
Bekasi - Saat ini saya menggunkanan layanan paket BlackBerry Full Services Bulanan dari IM3 Indosat dengan biaya RP. 90.000/bulan dan akan berakhir pada 11/8/2012.

Dalam menggunakan paket ini saya mengalami beberapa kendala, di antaranya pada tanggal 13/7/2012 saya tidak bisa browsing, social networking & chatting, hal ini sudah saya laporkan ke contact center 100.

Pada tanggal 15/7/12 saya mendapat sms dari nomor 111 yang berisi, bahwa paket saya bisa digunakan secara normal setelah melakukan hard reset BlackBerry.

Setelah beberapa hari berjalan, masalah tersebut muncul kembali pada 24/7/12, hal ini juga saya laporkan kembali ke contact center 100 sebanyak 2 kali (24/7/12 & 25/7/12) dan sampai sekarang saya tetap tidak bisa memanfaatkan paket yang saya pilih.

Saya berharap dengan adanya surat pembaca ini, pihak Indosat bisa lebih memperhatikan keluhan-keluhan yang datang dari pelangggan, karena secara tidak langsung kita sebagai pelangggan sudah dirugikan.


Asfaroni
Jl. Turi 1 Margahayu, Bekasi Timur
mr.asfaroni@lge.com
08562692250

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?