detikcom

Tagihan BNI Card Center tidak Professional

Ade Maulana - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 09:28 WIB
Tangerang - Sebagai pemegang kartu Visa dari BNI dan Lotte Mart, saya dikecewakan dengan keterlambatan tagihan bulan Juli 2012. Jika pada bulan Mei lalu yang terlambat adalah tagihan kartu Visa, bulan Juli ini giliran tagihan kartu Lotte Mart yang belum saya terima sampai saat ini.

Tagihan kartu Visa dicetak setiap tanggal 11 dan baru saya terima tanggal 23 Juli, sedangkan untuk kartu Lotte Mart yang dicetak setiap tanggal 7 sampai saat ini belum saya terima tagihannya sama sekali.

Bagaimana saya bisa membayar tagihan jika saya tidak mengetahui jumlah tagihan dan rincian pembelanjaannya? Saya sudah menyampaikan keluhan ini melalui call center 500046 pada tanggal 23, 24, dan 26 Juli, namun belum ada respon dari pihak BNI.

Sebagai konsekuensi dari masalah ini, saya tidak akan membayar bilamana tagihan belum saya terima dan saya pun tidak bersedia dikenakan denda keterlambatan bila ternyata terjadi keterlambatan pembayaran.


Ade Maulana
Neroktog - Pinang, Tangerang
amaulana@yahoo.com
08128040832

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?