detikcom

Tanggapan CIMB Niaga untuk Bapak Christian Wattimena

Gatot Subagio - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 11:46 WIB
Jakarta - Sehubungan dengan surat Bapak Christian Wattimena yang berjudul: "Call Center CIMB Niaga Tidak 24 Jam" (Detik.com 26 Juni 2012) dengan ini kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Bapak Christian Wattimena atas layanan Bank CIMB Niaga.

Sebagai tindak lanjut dari keluhan tersebut, kami telah menghubungi Bapak Christian Wattimena guna menjelaskan permasalahan yang terjadi dan permasalahan telah diselesaikan.

Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan, karena kepuasan nasabah merupakan fokus dari seluruh usaha kami dalam upaya menjaga dan terus meningkatkan kualitas layanan Bank CIMB Niaga.

Demikian kami sampaikan. Atas kerjasama dan dimuatnya tanggapan ini, kami ucapkan terima kasih.


Gatot Subagio
Corporate Communications Head
PT Bank CIMB Niaga Tbk

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?