detikcom

Warga Menolak, IMB Klinik Bersalin Tetap Terbit

Fendy Suyanto - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 13:22 WIB
Banjarmasin - Kami warga RT 15 jalan AES Nasution terutama Gang Ganefo & Gang Buntu, Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah Banjarmasin, mempertanyakan mengapa Walikota/BP2TPM Banjarmasin menerbitkan IMB untuk Klinik Bersalin.

Padahal sejak semula kami menolak pembangunan ini, karena selain tidak pernah ada sosialisasi dari pemilik, rencana pembangunan klinik ini juga berada di kawasan pemukiman yang cukup padat penduduknya.

Kamipun mengkhawatirkan kemungkinan pencemaran limbah klinik ini baik melalui tanah, air maupun udara, serta kemungkinan dampak lingkungan jangka panjang lainnya, karena klinik yang dibangun berada di areal lahan yang cukup luas dan terdiri dari 4 lantai.

Kami sudah menyampaikan penolakan kepada lurah, camat, walikota, dinas tata kota dan dinas kesehatan kota Banjarmasin, namun tidak ada tanggapan.

Kami sebagai warga sekitar yang berdekatan, baik yang berbatasan langsung maupun berbatasan gang, tidak pernah mendapat sosialisasi, menandatangani persetujuan izin gangguan (HO), maupun persetujuan lainnya.

Namun mengapa IMB klinik bersalin "Mahkota Bunda" dapat diterbitkan? bahkan pemilik menyatakan semua proses sudah selesai dan proses pembangunan sudah mulai berlangsung dan alat berat mulai dimasukkan pada tanggal 25 Juli 2012.


Fendy Suyanto
Jl AES Nasution, Banjarmasin
fendy_suyanto@yahoo.com
087879367889

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 26/05/2015 10:37 WIB
    Pengungsi Rohingya Usik Naluri Kemanusiaan Kita
    Pagi hari Selasa, 19 Mei 2015, saya terkesima menyimak sekilas berita salah satu radio nasional tentang nasib ratusan pengungsi Rohingya yang "terdampar" di pantai Timur Pulau Sumatera.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%
Poling Index »

Puaskah Anda terhadap kinerja DPR sekarang?