detikcom

Pelanggan Lama Indovision yang Merasa Diabaikan

Nining Yuliarti - suaraPembaca
Jumat, 27/07/2012 13:59 WIB
Bekasi - (Saat ini multi-decoder Indovision telah dipasang)

Karena tertarik promo penambahan dekoder kedua dari Indovision dengan iuran 50%, maka saya mengajukan penambahan dekoder berikut biaya pemasangan sebesar Rp. 100.000 yang telah ditransfer tanggal 08/06/2012.

Pada tanggal 12 Juni 2012 saya menghubungi Indovision Customer Care yang menjanjikan pemasangan akan diproses dalam 7 hari kerja. Namun sampai hari ini, Jumat 27/07/2012, belum ada teknisi yang datang untuk memasangnya.

Saya telah menanyakan ke Customer Care beberapa kali dan dijanjikan akan diteruskan ke bagian terkait. Hal ini juga saya tanyakan via e-mail dengan jawaban yang tidak jauh berbeda.

Kalau pelayanan pemasangan baru kepada pelanggan baru, bisa dilakukan dalam 2-3 hari, mengapa pelayanan kepada pelanggan lama diabaikan?


Nining Yuliarti
Jl. Kemang Soka Raya, Bekasi
herdhany@pwk.japfacomfeed.co.id
0811838840


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    74%
    Kontra
    26%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?