detikcom

Mohon Penjelasan PT AEON Credit Service Indonesia

Ismi Dinar Surya Dewi - suaraPembaca
Senin, 30/07/2012 08:40 WIB
Jakarta - Saya adalah mantan pegawai dari perusahaan Pembiayaan PT AEON Credit Service Indonesia yang mengawali karir pada awal Januari 2012 dan berakhir tanggal 20 Juli 2012 sebagai Desk Collection.

Selama ini saya tidak pernah mengalamai masalah dalam hal penggajian yang diberikan secara 2 tahap, yaitu Gaji pokok setiap tanggal 25 dan Uang Transport & Insentive setiap tanggal 10 di bulan berikutnya.

Namun untuk pembayaran dibulan Juli, saya sama sekali tidak menerima apa yang seharusnya menjadi hak saya berupa Gaji Pokok, begitupun nanti di tanggal 10 Agustus berupa Transport & Insentive.

Menurut informasi dari bagian HRD yang biasa mengurusi gaji seluruh pegawai PT Aeon Credit Service Indonesia, upah yang harusnya dikeluarkan pada tanggal 25 Juli 2012 dan nanti 10 Agustus 2012 memang tidak akan dikeluarkan atas permintaan pihak managemen.

Hal ini dikarenakan dana tersebut akan digunakan untuk memberikan potongan pembayaran kepada pelanggan yang komplain atas cara penagihan saya yang menurut pelanggan tersebut tidak sopan.

Disini perlu digaris bawahi bahwa pelanggan yang saya tagih melalui telepon dari awal bulan Juli 2012 hingga tanggal 19 Juli 2012 dan sudah melebihi dari jatuh tempo pembayaran pelanggan tersebut sama sekali tidak mau merespon dari saya sebagai desk collection.

Karena di perusahaan tersebut ada target penagihan, saya mengirimkan sms kepada pelanggan tesebut sebanyak empat (4) kali dan barulah sms yang kedua (2) pelanggan tersebut merespon sms dari nomor pribadi saya dan berujung complain kepada perusaahaan melalui via e-mail customer care PT Aeon Credit Service Indonesia, sedangkan sms yang saya kirimkan menggunakan bahasa yang sopan.

Yang menjadi pertanyaan besar saya, apakah ada perusahaan pembiayaan yang memberikan potongan pembayaran hingga 50% besarnya kepada pelanggan yang sudah lewat jatuh tempo pembayarannya dan jelas tercatat sebagai pelanggan yang macet dengan menggunakan upah yang harusnya saya terima?

Saya hanya ingin meminta keadilan dari permasalahan yang saya hadapi dan berharap PT AEON Credit Service Indonesia tetap mengeluarkan hak yang seharunya menjadi hak saya.


Ismi Dinar Surya Dewi
Jl Rambutan, Jakarta Selatan
dinda_86@yahoo.co.id
081298785574

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?