detikcom

Tracking JNE Tidak Akurat

Tabi F. Rosida - suaraPembaca
Senin, 30/07/2012 10:47 WIB
Surabaya - (Bapak Erwin telah menerima paket yang dikirimkan oleh Ibu Rosida)

Saya membeli kacamata pelindung industri dari kawanlama via online. Barang tersebut dikirimkan melalui JNE, dan saya diberi nomor tracking.

Dalam tracking record disebutkan bahwa paket sudah diantar dan diterima pada tanggal 25 Juli 2012 pukul 11:44, dengan penerima Rizka. Tapi pada kenyataannya paket belum saya terima.

Padahal diperusahaan kami tidak ada karyawan yang bernama Rizka. Saya sudah mengirimkan email sebanyak 2 kali, dan berulangkali menelepon customer service setiap hari. Email tidak pernah ditanggapi, dan telepon JNE cabang Surabaya tidak pernah ada yang menjawab. Sedangkan nomor customer service pusat tidak bisa dihubungi.

Harap dipahami bahwa kacamata pelindung industri ini sifatnya sangat urgent. Saya berharap JNE secepat mungkin menanggapi permasalahan saya ini.


Tabi F. Rosida
Jl Margomulyo, Surabaya
fitariana@ptbmi.com
08155506337


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?