detikcom

Penjelasan Mandiri untuk Keluhan Bapak Haryanto

Sukoriyanto Saputro - suaraPembaca
Kamis, 02/08/2012 14:03 WIB
Jakarta - Menanggapi pengaduan dari Bapak Tri Haryanto di situs online Detik.com tanggal 26 Juli 2012 perihal "Tagihan Untuk Transaksi yang Gagal Didebet", dengan ini kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Bapak Tri Haryanto berikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami.

Kami telah menghubungi Bapak Tri Haryanto untuk menyampaikan bahwa Bank Mandiri masih memerlukan waktu antara 45 sampai dengan 180 hari kalender untuk menginvestigasi dengan merchant dan memproses penyelesaian permasalahan tersebut.

Selanjutnya hasilnya akan disampaikan secara langsung kepada Bapak Tri Haryanto pada kesempatan pertama.

Penjelasan secara tertulis telah kami kirimkan ke alamat pengiriman lembar tagihan Mandiri Kartu Kredit atas nama Bapak Tri Haryanto.

Apabila terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, Bapak Tri Haryanto dapat menghubungi Customer Service yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000 atau melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id.

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasama Redaksi Detik.com.


Sukoriyanto Saputro
Corporate Secretary
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?