detikcom

Setiap 'Tanggal Muda', BNI Internet Banking Lambat

Samuel Yasa - suaraPembaca
Kamis, 02/08/2012 14:31 WIB
Denpasar - (Saat ini permasalahan telah diselesaikan dengan baik)

Saya adalah salah satu nasabah BNI yang cukup aktif menggunakan BNI internet banking untuk pembayaran. Namun sudah cukup lama saya merasakan ketidaknyamanan ini.

Setiap bulannya, terutama dari tanggal 28 sampai tanggal 4, saya kesulitan untuk bertransaksi perbankan melalui internet banking dan hal ini pernah saya sampaikan melalui email ke BNI customer service.

Seringkali setiap bertransaksi saya harus berulangkali melakukan login ulang, loadingnya juga lambat. Sedangkan ditempat kerja saya menggunakan koneksi yang bisa dikatakan memuaskan dengan kecepatan sampai 4Mbps.

Mohon kiranya management BNI memperhatikan masalah ini terkait dengan melonjaknya transaksi perbankan di akhir hingga awal pada setiap bulan.


Samuel Yasa
Jl. Bedugul, Sidakarya, Denpasar
samuelyasa@gmail.com
03617499858


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?