detikcom

Belanja Online Zalora Proses Sangat Lama

Pranata Nusa - suaraPembaca
Kamis, 02/08/2012 15:13 WIB
Jakarta - Pada hari minggu tanggal 29 Juli 2012 saya memesan barang di toko online Zalora.co.id dengan ID 200065318 senilai Rp 139 ribu. Sampai keesokan harinya tidak ada berita apa-apa dari Zalora.

Saya kemudian mengirimkan email ke help@zalora.com untuk meminta kejelasan tentang order tersebut yang dijawab dengan singkat bahwa order akan diselesaikan dalam 7-14 hari.

Bagi saya jawaban ini tidak memuaskan dan terkesan tidak ada kejelasan. Saya berbelanja online dengan tujuan supaya lebih cepat dan tidak repot. Kalo prosesnya sampai 2 minggu, apa gunanya saya belanja online?

Website Zalora sendiri terkesan mengaburkan hal ini dengan tidak mencantumkan lama pengiriman sama sekali. Info lama pengiriman baru dikirimkan melalui email setelah barang dipesan, itu juga setelah saya menanyakan.

Mohon evaluasi dari zalora.co.id, karena dalam bisnis online yang paling penting adalah kecepatan dan kejelasan. Kalo seperti ini, tentu pelanggan lebih memilih membeli di toko konvensional saja.


Pranata Nusa
Jl RP. Soeroso, Jakarta Pusat
danupatria@gmail.com
081325255253

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?