detikcom

Aplikasi BlackBerry TV M-You Mengecewakan

Rudi Kusnaka - suaraPembaca
Jumat, 03/08/2012 10:38 WIB
Jakarta - Pada tanggal 2 Agustus 2012, pukul 3 pagi saya menemukan aplikasi Muslim Mobile pada BlackBerry AppWorld.

Disebutkan bahwa aplikasi tersebut gratis, dan karena saya tertarik dengan layanan yang ditawarkan saya putuskan untuk mengunduhnya.

Ketika saya coba untuk mengaktifkan TV Live, muncul notifikasi bahwa untuk mengakses akan dipotong pulsa sebesar Rp. 2200/minggu. Saya setuju dengan memilih Yes.

Beberapa saat kemudian saya menerima sms yang menyatakan bahwa saya sudah bisa menikmati konten-konten yang ada dalam aplikasi.

Esok harinya dengan menggunakan koneksi wifi dikantor, saya mencobanya mengaktifkannya kembali. Namun muncul notifakasi pemotongan pulsa kembali. Karena penasaran saya setujui lagi.

Setelah mendapatkan sms kedua yang isinya sama, bahwa saya sudah bisa melihat konten-kontennya, saya pun mencoba kembali dan hasilnya kembali notifikasi pulsa akan dipotong.

Saya menghubungi customer service dan hanya mendapat jawaban akan disampaikan ke kantor pusat. Saya mohon penjelasan dari PT. Linktone Indonesia sebagai pembuat aplikasi.


Rudi Kusnaka
Jl Budhi, DKI Jakarta
tukang_ngoprex@yahoo.com
085222801380

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?