detikcom

Tanggapan Esia untuk Bapak Riki Teguh

Anandita Danaatmadja - suaraPembaca
Jumat, 03/08/2012 11:31 WIB
Jakarta - Menanggapi laporan Bapak Riki Teguh Dewanto dengan judul "Sinyal EVDO Esia Max D Penuh, Koneksi Lemot" yang dimuat di Detik.com hari Senin, 16 Juli 2012, atas nama Manajemen PT Bakrie Telecom, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah disampaikan.

Kami telah menindaklanjuti informasi ini, dan telah memproses baik secara internal, maupun berkordinasi langsung dengan Bapak Riki Teguh Dewanto.

Berdasarkan klarifikasi tersebut, Bapak Riki Teguh Dewanto telah menerima itikad baik serta penjelasan kami, kami pun pada tanggal 18 Juli 2012 telah mengirimkan Technical Support ke lokasi pelanggan untuk melakukan pengecekan langsung dan hasil yang di temui oleh team Technical Support, koneksi internet selalu terputus dan akses yang lambat.

Saat ini sudah dilakukan optimalisasi jaringan dan mengkonfirmasi kembali kepada Bapak Riki Teguh Dewanto serta menyarankan untuk mencoba kembali melakukan koneksi internet.

Mengenai saran yang telah disampaikan oleh Bapak Riki Teguh Dewanto, sesuai dengan yang ditulis pada surat pembaca tersebut, pihak manajemen PT Bakrie Telecom mengucapkan terimakasih dan akan memperhatikannya guna meningkatkan pelayanan pada pelanggan.

Terima kasih atas kepercayaannya menggunakan layanan akses internet Esia max-d.

Semoga kami dapat terus meningkatkan layanan kami, sehingga kenyamanan Anda dalam berinternet pun semakin meningkat.


Anandita Danaatmadja
Public Relations Manager
PT Bakrie Telecom

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?