detikcom

Terimakasih Detik.com, Keluhan Saya telah Ditanggapi ANZ

Andriyanto - suaraPembaca
Selasa, 07/08/2012 13:59 WIB
Depok - Keluhan saya dimuat oleh detik.com tanggal 3/8/2012 perihal adanya telepon terus menerus ke rumah kontrakan saya oleh orang yang mengaku dari ANZ, alhamdulillah langsung ditanggapi oleh bapak Sutrisno Customer Care ANZ.

Menurut beliau, memang benar penelpon tersebut dari ANZ dan yang dicari adalah Jemi Sawisa yang kemungkinan besar pengontrak lama rumah kontrakan saya karena nomor telpon yang dicatatkan adalah nomer telepon rumah.

Bapak Sutrisno menyampaikan semenjak tanggal 6/8/2012 ANZ telah memutus daftar panggilan ke nomor rumah saya, dengan demikian diharapkan tidak ada lagi telepon dari ANZ ke rumah saya yang mencari Jemi Sawisa.

Terimakasih detik.com, terimakasih juga kepada ANZ yang diwakili oleh Bapak Sutrisno. Salam sukses.


Andriyanto
Maharaja C1 Depok
andriyanto.to@gmail.com
082135115818

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?