detikcom

Tegangan Listrik Kurang dari 220 Volt

Leonardus J Christanto - suaraPembaca
Selasa, 07/08/2012 16:32 WIB
Tangerang - Pada saat saya memasang AC di rumah, ternyata tidak bisa menyala dengan normal. Setelah dicek oleh teknisi yang memasang, hal itu bukan karena AC saya yang rusak tapi karena tegangan listrik di rumah saya tidal stabil.

Seharusnya tegangan yang normal adalah 220 volt, tapi ternyata hanya kisaran 150 Volt s/d 170 volt.

Kemudian saya melaporkan hal ini ke PLN, petugas lapangan PLN Pamulang mengatak bahwa memang benar tegangan listrik di perumahan saya sudah lama mengalami penurunan daya.

Bagaimana dengan tTanggung jawab PLN sebagai satu-satunya persero yang menyediakan energi listrik? sedangkan kami sebagai pelanggan sudah melaksanakan kewajiban membayar setiap bulan.


Leonardus J Christanto
Perumahan Ikhsan Griya Asri , Tangerang selatan
leonardusjctw@yahoo.com
08179878978

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?