detikcom

Tegangan Listrik Kurang dari 220 Volt

Leonardus J Christanto - suaraPembaca
Selasa, 07/08/2012 16:32 WIB
Tangerang - Pada saat saya memasang AC di rumah, ternyata tidak bisa menyala dengan normal. Setelah dicek oleh teknisi yang memasang, hal itu bukan karena AC saya yang rusak tapi karena tegangan listrik di rumah saya tidal stabil.

Seharusnya tegangan yang normal adalah 220 volt, tapi ternyata hanya kisaran 150 Volt s/d 170 volt.

Kemudian saya melaporkan hal ini ke PLN, petugas lapangan PLN Pamulang mengatak bahwa memang benar tegangan listrik di perumahan saya sudah lama mengalami penurunan daya.

Bagaimana dengan tTanggung jawab PLN sebagai satu-satunya persero yang menyediakan energi listrik? sedangkan kami sebagai pelanggan sudah melaksanakan kewajiban membayar setiap bulan.


Leonardus J Christanto
Perumahan Ikhsan Griya Asri , Tangerang selatan
leonardusjctw@yahoo.com
08179878978

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?