detikcom

Mohon Penjelasan atas Bunga Kartu Kredit Mandiri

Hery - suaraPembaca
Kamis, 09/08/2012 11:28 WIB
Surabaya - (Bank Mandiri telah memberikan tanggapan atas permasalahan yang dikeluhkan)

Saya mendapatkan tagihan kartu kredit Hypermart Mandiri tanggal 7 Juni 2012 sebesar Rp 4.499.753 dan langsung saya lunasi Rp 4.500.000 lewat ATM Mandiri.

Bulan berikutnya saya menerima statement tagihan untuk biaya materai sebesar Rp 6.000 sehingga ada sisa tagihan sebesar Rp 5.753.

Saya abaikan tagihan tersebut seperti tagihan dari kartu kredit lain apabila ada tagihan yang dikarenakan dari biaya administrasi seperti biaya transfer ATM bank lain yang akan diakumulasikan ke tagihan yang akan datang.

Namun saya dikagetkan dengan tagihan yang muncul pada bulan berikutnya, saya dikenakan bunga interest sebesar Rp 172.603.

Call center bank Mandiri di 14000 menjelaskan bahwa bujnga itu muncul dikarenakan ada tagihan Rp 5.753 yang berasal dari biaya materai yang belum saya bayar.

Mohon klarifikasi dari pihak Kartu Kredit Mandiri atas apa yang saya alami. Mengapa tunggakan untuk biaya materai bisa dikenakan bunga sebesar itu?


Hery
Jl Panjang Jiwo Permai IV Surabaya
hery_faith@yahoo.com
08175222353


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?