detikcom

Dianggap Belum Membayar Tagihan TopTV

Wildan Ekapribadi - suaraPembaca
Kamis, 09/08/2012 11:46 WIB
Bandung - Orang tua saya adalah pelanggan TopTV sejak tanggal 5 Februari 2012 yang membayar tagihan melalui counter TopTV di Jl. RE Martadinata Bandung.

Dikarenakan jarak dari rumah ke counter pelayanan pelanggan yang cukup jauh, pada bulan Juni orang tua saya meminta bantuan untuk melakukan pembayaran tagihan TopTV melalui klikBCA.

Oleh karena itu, sejak bulan Juni saya membayarkan tagihan TopTV melalui klikBCA.

Dikarenakan ada hal yang ingin disampaikan kepada petugas TopTV, pada tanggal 8 Agustus 2012, orang tua saya membayar tagihan bulan Agustus via Counter TopTV.

Namun petugas menyatakan bahwa orang tua saya belum membayar tagihan selama 4 bulan, terhitung sejak bulan Mei 2012.

Hal ini sungguh sangat mengherankan, mengapa perusahaan sekelas MNC sebagai pengelola TopTV tidak memiliki rekaman pembayaran dari pelanggan.

Mohon tanggapan dan penyelesaian atas masalah ini dari TopTV. Terima kasih.


Wildan Ekapribadi
Jl. Sersan Sodik, Bandung
w_ekapribadi@hotmail.com
08122257053

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?