detikcom

Promo Merdeka Fare Merpati tidak Serius

Erwin Mulialim - suaraPembaca
Kamis, 09/08/2012 13:15 WIB
Ruteng - (Bank Mandiri telah memberikan penjelasan perihal keluhan Bapak Erwin Mulialim)

Sejak tanggal 03 Agustus 2012 hingga hari ini koneksi transaksi pembayaran antara jaringan server Merpati-Finpay-Bank Mandiri mengalami kendala.

Hal ini menyebabkan booking tiket yang sudah dilakukan, baik melalui situs Merpati maupun melalui call Centre sama sekali tidak bisa dilakukan, baik melalui ATM maupu internet banking.

Begitu juga dengan Kantor Cabang Merpati setempat, tidak dapat memproses tansaksi pembayaran booking tiket yang sudah dilakukan melalui situs Merpati (B2C) tersebut dengan alasan bahwa sistem terkunci untuk tiket yang di pesan secara online.

Oleh karena itu, menurut saya dapat dikatakan bahwa promo Merdeka Fare dari Merpati tidak sepenuh hati.


Erwin Mulialim
Jl Likang Telu, Langke Rembong, Manggarai
erwin.mulialim@indosat.net.id
0385 2700001


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?