detikcom

Promo Merdeka Fare Merpati tidak Serius

Erwin Mulialim - suaraPembaca
Kamis, 09/08/2012 13:15 WIB
Ruteng - (Bank Mandiri telah memberikan penjelasan perihal keluhan Bapak Erwin Mulialim)

Sejak tanggal 03 Agustus 2012 hingga hari ini koneksi transaksi pembayaran antara jaringan server Merpati-Finpay-Bank Mandiri mengalami kendala.

Hal ini menyebabkan booking tiket yang sudah dilakukan, baik melalui situs Merpati maupun melalui call Centre sama sekali tidak bisa dilakukan, baik melalui ATM maupu internet banking.

Begitu juga dengan Kantor Cabang Merpati setempat, tidak dapat memproses tansaksi pembayaran booking tiket yang sudah dilakukan melalui situs Merpati (B2C) tersebut dengan alasan bahwa sistem terkunci untuk tiket yang di pesan secara online.

Oleh karena itu, menurut saya dapat dikatakan bahwa promo Merdeka Fare dari Merpati tidak sepenuh hati.


Erwin Mulialim
Jl Likang Telu, Langke Rembong, Manggarai
erwin.mulialim@indosat.net.id
0385 2700001


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?