detikcom

Promo Merdeka Fare Merpati tidak Serius

Erwin Mulialim - suaraPembaca
Kamis, 09/08/2012 13:15 WIB
Ruteng - (Bank Mandiri telah memberikan penjelasan perihal keluhan Bapak Erwin Mulialim)

Sejak tanggal 03 Agustus 2012 hingga hari ini koneksi transaksi pembayaran antara jaringan server Merpati-Finpay-Bank Mandiri mengalami kendala.

Hal ini menyebabkan booking tiket yang sudah dilakukan, baik melalui situs Merpati maupun melalui call Centre sama sekali tidak bisa dilakukan, baik melalui ATM maupu internet banking.

Begitu juga dengan Kantor Cabang Merpati setempat, tidak dapat memproses tansaksi pembayaran booking tiket yang sudah dilakukan melalui situs Merpati (B2C) tersebut dengan alasan bahwa sistem terkunci untuk tiket yang di pesan secara online.

Oleh karena itu, menurut saya dapat dikatakan bahwa promo Merdeka Fare dari Merpati tidak sepenuh hati.


Erwin Mulialim
Jl Likang Telu, Langke Rembong, Manggarai
erwin.mulialim@indosat.net.id
0385 2700001


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
83%
Kontra
17%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?