detikcom

Pembetonan Jalan Kemang Barat tidak Pada Tempatnya

Ahmad Faried - suaraPembaca
Jumat, 10/08/2012 10:39 WIB
Jakarta - Sejumlah warga Kemang Barat, Jakarta Selatan melakukan protes terhadap pembetonan jalan di wilayahnya. Keberatan warga dikarenakan proyek tersebut merupakan suatu pemborosan dana.

Karena jalan Kemang Barat tersebut selama ini dalam kondisi baik-baik saja, ber-aspal mulus.

Tata ruang jalan yang selama ini terlihat 'apik' menjadi rusak, sebab saluran air yang selama ini ada menjadi tertutup oleh betonan semen. Tentunya ini akan berakibat banjir dikala musim hujan.

Selain itu juga warga mendapatkan tawaran dari oknum untuk pembuatan jalur semen sebagai perantara jalan tersebut dengan jalan keluar rumah warga yang tentunya akan ada biaya yang entah berapa harus dikeluarkan warga.

Oleh karena itu, warga kemang barat akan melakukan aksi protes dengan mengirimkan surat kepada pihak terkait.


Ahmad Faried
(Wakil warga Kemang Barat)
Jl Pondok Kopi VII Jakarta Timur
faried_7171@rocketmail.com
08159824520

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 05/03/2015 10:28 WIB
    Demam Akik dan Semangat Kemerdekaan
    Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya (bahan) batu permata jenis giok di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Tidak tanggung-tanggung berat giok yang ditemukan Usman (45th), seorang petani yang beralih profesi menjadi pencari batu permata ini diperkirakan seberat 20 ton.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?