detikcom

Pembetonan Jalan Kemang Barat tidak Pada Tempatnya

Ahmad Faried - suaraPembaca
Jumat, 10/08/2012 10:39 WIB
Jakarta - Sejumlah warga Kemang Barat, Jakarta Selatan melakukan protes terhadap pembetonan jalan di wilayahnya. Keberatan warga dikarenakan proyek tersebut merupakan suatu pemborosan dana.

Karena jalan Kemang Barat tersebut selama ini dalam kondisi baik-baik saja, ber-aspal mulus.

Tata ruang jalan yang selama ini terlihat 'apik' menjadi rusak, sebab saluran air yang selama ini ada menjadi tertutup oleh betonan semen. Tentunya ini akan berakibat banjir dikala musim hujan.

Selain itu juga warga mendapatkan tawaran dari oknum untuk pembuatan jalur semen sebagai perantara jalan tersebut dengan jalan keluar rumah warga yang tentunya akan ada biaya yang entah berapa harus dikeluarkan warga.

Oleh karena itu, warga kemang barat akan melakukan aksi protes dengan mengirimkan surat kepada pihak terkait.


Ahmad Faried
(Wakil warga Kemang Barat)
Jl Pondok Kopi VII Jakarta Timur
faried_7171@rocketmail.com
08159824520

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?