detikcom

Ada Apa Dengan Ciwangi Berlian Motor?

Lim Siang Eng - suaraPembaca
Jumat, 10/08/2012 11:02 WIB
Jakarta - (Ciwangi Berlian Motor Telah Menanggapi Keluhan Saya)

Pada pertengahan Juli 2012 saya memesan 1 unit mobil Mitsubishi Pajero Sport di Dealer Ciwangi Berlian Motor Ciputat. Dijanjikan bahwa saya akan mendapat bonus berupa kaca film V-Kool full body.

Menurut informasi, bonus kaca film adalah type VIP untuk kaca samping dan clear untuk kaca depan, saya minta agar diganti jadi 40% dan 80%.

Disepakati saya harus membayar sekitar Rp 200.000-Rp 300.000, walaupun menurut informasi, seharusnya jenis yang saya minta harganya lebih murah.

Pada saat mobil akan dikirim, pihak dealer meminta pembayaran atas perubahan kaca film menjadi sebesar Rp 800.000, saya merasa keberatan dengan penambahan uang sebesar tersebut.

Petugas Ciwangi Berlian Motor menyatakan kalau saya tidak mau membayar sesuai yang diminta, maka kaca film tidak akanj diganti. Saya setuju untuk tidak membayar dan kaca film tidak perlu diganti, karena menurut saya jumlah uang yang mereka minta terlalu mahal.

Tidak lama kemudian, pihak Dealer menghubungi saya kembali dan dengan berbagai macam alasan membujuk saya untuk membayar setengah harga Rp 400.000 dengan alasan kaca film sudah terpasang dan tidak bisa diubah. Saya sepakati dan saya transfer pembayarannya ke rekening Ciwangi Berlian Motor.

Saat menerima mobil saya merasa curiga dengan jenis kaca film yang terpasang dan setelah saya croscek ternyata benar kaca film yang dipasang adalah type Clear dan VIP yang belum diganti sesuai kesepakatan.

Ternyata semua alasan dan kondisi yang disampaikan selama ini hanya rekayasa dan yang mengherankan, jika bukan biaya resmi, kenapa saya diminta mentransfer ke rekening dealer?


Lim Siang Eng
Jl. Let Jen Suprapto, Jakarta Pusat
limsiangeng@yahoo.com
08977181818


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?