detikcom

Pencemaran Limbah Pabrik Harvest Senopati

Joko - suaraPembaca
Jumat, 10/08/2012 11:17 WIB
Jakarta - Dua tahun belakangan ini, lingkungan rumah kami di sekitar Jl Ciniru, Kebayoran Baru terganggu oleh bau yang sangat menyengat.

Bau tersebut berasal dari got yang menjadi tempat pembuangan limbah yang berbusa dan di beberapa got malah sudah mengerak dan keras sehingga tidak mengalir seperti biasanya.

Kami sudah melaporkan hal ini kepada Ketua RT, RW dan Kelurahan, dan mendatangi tempat produksi (pabrik) toko kue Harvest yang kami curigai sebagai biang keladinya.

Pada awalnya ketua RT kami sempat melihat tempat pembuangan dari pabrik toko kue Harvest tersebut dan ternyata memang mereka tidak menampung atau membersihkan dan mendaur ulang limbah yang dikeluarkan akibat pembuatan kue mereka.

Kira-kira satu bulan yang lalu ketua RT, serta ketua RW kembali mendatangi pabrik toko kue Harvest dengan tujuan untuk kembali memeriksa sistem pembuangan limbah, namun tidak berhasil karena pihak manajemen Harvest melarang pihak luar untuk memeriksa sistem pembuangan mereka.

Kami sebagai warga amat sangat terganggu dengan limbah yang mengalir di lingkungan yang akhirnya menimbulkan bau yang sangat tidak enak, padahal lingkungan kami adalah lingkungan perumahan dan bukan tempat industri


Joko
Jl Ciniru 1, Jakarta Selatan
fjokoluhur@gmail.com
08111996122

(wwn/wwn)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?