detikcom

Brosur BRI Touch tidak Sesuai Prakteknya

Intan Widya Wardhani - suaraPembaca
Jumat, 10/08/2012 15:17 WIB
Jakarta - (BRI telah menghubungi Ibu Intan untuk untuk menyampaikan penjelasan atas permasalahan dimaksud)

Saya adalah nasabah baru Kartu Kredit BRI Touch dan baru saja mengkativasi kartu tersebut pada tanggal 9 Agustus 2012.

Saya tertarik untuk apply karena salah satu keunggulan yang dijanjikan adalah free annual fee for life, transaki ritel, dan penarikan uang tunai.

Namun pada saat saya melakukan aktivasi, call center BRI menyebutkan bahwa tidak akan mengirimkan pin, karena BRI Touch tidak bisa digunakan untuk melakukan pengambilan tunai dan hanya bisa digunakan untuk transaksi ritel.

Padahal pada booklet yang dikirimkan bersamaan dengan kartu BRI Touch saya, disebutkan bahwa salah satu keuntungan BRI Touch adalah penarikan uang tunai.

Atas kejadian ini saya merasa telah terjadi ketidaksesuaian antara brosur yang diberikan dengan kenyataan yang sesungguhnya.


Intan Widya Wardhani
Jl. Jati, Rawamangun, Jakart Timur
intanwidyawardhani@yahoo.com
08121001090


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?