detikcom

Menunggu Pengiriman Kartu Adira Club Member

Epri Palupi - suaraPembaca
Rabu, 15/08/2012 23:11 WIB
Tulungagung - (Ibu Epri Palupi telah Menerima Kartu Adira Club Membernya)

Saya adalah nasabah Adira Finance dari bulan April 2012. Seperti iklan yang disampaikan, bahwa setiap nasabah Adira Finance akan menerima kartu ACM (Adira Club Member).

Dimana kartu tersebut yang dapat digunakan ditempat-tempat yang bekerja sama dengan Adira Finance agar mendapatkan potongan harga.

Seharusnya saya menerima kartu ACM tersebut di bulan April, tapi ketika saya ke kantor Adira Finance untuk mengambilnya ternyata kartu ACM saya belum jadi.

Setiap kali menanyakan perihal kartu tersebut, jawaban yang saya terima adalah kartu sudah dikirimkan lewat pos. Akan tetapi sampai dengan saat ini kartu belum saya terima.

Padahal saat ini saya sudah kehilangan manfaat dari kartu ACM tersebut selama 4 bulan menunggu.


Epri Palupi
Jl. IG Ngurah Rai, Tulungagung
epri_palupi@yahoo.com
081259258391


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?