detikcom

Menunggu Pengiriman Kartu Adira Club Member

Epri Palupi - suaraPembaca
Rabu, 15/08/2012 23:11 WIB
Tulungagung - (Ibu Epri Palupi telah Menerima Kartu Adira Club Membernya)

Saya adalah nasabah Adira Finance dari bulan April 2012. Seperti iklan yang disampaikan, bahwa setiap nasabah Adira Finance akan menerima kartu ACM (Adira Club Member).

Dimana kartu tersebut yang dapat digunakan ditempat-tempat yang bekerja sama dengan Adira Finance agar mendapatkan potongan harga.

Seharusnya saya menerima kartu ACM tersebut di bulan April, tapi ketika saya ke kantor Adira Finance untuk mengambilnya ternyata kartu ACM saya belum jadi.

Setiap kali menanyakan perihal kartu tersebut, jawaban yang saya terima adalah kartu sudah dikirimkan lewat pos. Akan tetapi sampai dengan saat ini kartu belum saya terima.

Padahal saat ini saya sudah kehilangan manfaat dari kartu ACM tersebut selama 4 bulan menunggu.


Epri Palupi
Jl. IG Ngurah Rai, Tulungagung
epri_palupi@yahoo.com
081259258391


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?