detikcom

Bingung Dengan Tagihan Indosat yang Membengkak

Erland Redo - suaraPembaca
Kamis, 16/08/2012 11:11 WIB
Jakarta - Tanggal 2-5 Agustus 2012 saya pergi ke Singapura, karena sebelumnya punya pengalaman tidak menyenangkan dengan StarHub dan SingTel, kali ini saya mencoba Roaming BroadBrand Indosat.

sebelumnya saya menghubungi call center Indosat minta di aktifkan fasilitas roaming dengan biaya Rp 8/kb.

Karena hanya untuk kebutuhan check email, maka saya setuju untuk menggunakan fasilitas ini.

Tanggal 14 Agustus saya check via SMS dan total pemakaian saya ternyata sudah Rp 6.498.964. Padahal selama di Singapura saya lebih banyak menggunakan fasilitas wifi, saya pake roaming itu hanya untuk check email ketika sedang dijalan.

Saya coba konfirmasi ke Indosat dan sudah 6 kali saya telepon namun tidak ada yang bisa memberikan penjelasan kenapa tagihan saya sebesar itu, selalu dikatakan bahwa sistem sedang rusak.

Sampai saat ini tidak ada satupun dari call center Indosat yang bisa menjelaskan kenapa tagihan saya bisa sebesar itu.


Erland Redo
Jl. H Bain, Jakarta Timur
apul.msi@gmail.com
081410820786

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?