detikcom

Promo Alfamart yang Mengecewakan

Rico - suaraPembaca
Kamis, 16/08/2012 14:04 WIB
Tangerang - (Bapak Rico telah memberitahukan bahwa permasalahan telah dianggap selesai dengan baik)

Tadi malam, saya pergi ke Alfamart di Jl Cirarab Raya, Legok tangerang untuk berbelanja Mie Ayam 2 Telur yang sedang promosi, apabila membeli 2 akan gratis 1.

Saat itu saya membeli 4 buah, namun ketika akan di bayar dikasir, saya dianggap hanya membeli 3 dan yang satu adalah bonus promonya..

Begitu pula dengan promosi agar-agar Swallow Globe, apabila membeli 3 maka akan gratis 1, ternyata bonus tersebut tidak diberikan.

Ketika hal ini saya sampaikan kepada kasir yang bertugas, kasir hanya mengatakan bahwa dengan bonus itu saja saya sudah dapat keuntungan dan beliau langsung meninggalkan saya begitu saja.

Menurut saya ini adalah bentuk pelayanan yang sangat mengecewakan.


Rico
Cluster Mutiara Legok, Tangerang
rico_samanggala@yahoo.co.id
02168833987


(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?