detikcom

Promo Alfamart yang Mengecewakan

Rico - suaraPembaca
Kamis, 16/08/2012 14:04 WIB
Tangerang - (Bapak Rico telah memberitahukan bahwa permasalahan telah dianggap selesai dengan baik)

Tadi malam, saya pergi ke Alfamart di Jl Cirarab Raya, Legok tangerang untuk berbelanja Mie Ayam 2 Telur yang sedang promosi, apabila membeli 2 akan gratis 1.

Saat itu saya membeli 4 buah, namun ketika akan di bayar dikasir, saya dianggap hanya membeli 3 dan yang satu adalah bonus promonya..

Begitu pula dengan promosi agar-agar Swallow Globe, apabila membeli 3 maka akan gratis 1, ternyata bonus tersebut tidak diberikan.

Ketika hal ini saya sampaikan kepada kasir yang bertugas, kasir hanya mengatakan bahwa dengan bonus itu saja saya sudah dapat keuntungan dan beliau langsung meninggalkan saya begitu saja.

Menurut saya ini adalah bentuk pelayanan yang sangat mengecewakan.


Rico
Cluster Mutiara Legok, Tangerang
rico_samanggala@yahoo.co.id
02168833987


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?