detikcom

Promo Alfamart yang Mengecewakan

Rico - suaraPembaca
Kamis, 16/08/2012 14:04 WIB
Tangerang - (Bapak Rico telah memberitahukan bahwa permasalahan telah dianggap selesai dengan baik)

Tadi malam, saya pergi ke Alfamart di Jl Cirarab Raya, Legok tangerang untuk berbelanja Mie Ayam 2 Telur yang sedang promosi, apabila membeli 2 akan gratis 1.

Saat itu saya membeli 4 buah, namun ketika akan di bayar dikasir, saya dianggap hanya membeli 3 dan yang satu adalah bonus promonya..

Begitu pula dengan promosi agar-agar Swallow Globe, apabila membeli 3 maka akan gratis 1, ternyata bonus tersebut tidak diberikan.

Ketika hal ini saya sampaikan kepada kasir yang bertugas, kasir hanya mengatakan bahwa dengan bonus itu saja saya sudah dapat keuntungan dan beliau langsung meninggalkan saya begitu saja.

Menurut saya ini adalah bentuk pelayanan yang sangat mengecewakan.


Rico
Cluster Mutiara Legok, Tangerang
rico_samanggala@yahoo.co.id
02168833987


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 20/12/2014 16:04 WIB
    Kemaritiman: Saatnya Mewujudkan Cita-cita Mulia Suharto yang Tertunda
    Hari-hari ini kita membaca dan mendengar pembicaraan tentang kemaritiman di media massa tengah hangat-hangatnya. Tentu antusiasme pejabat dan pemangku untuk membenahi sektor kelautan membuncah, campur aduk antara pesimisme dan optimisme perlu kita dukung meskipun terkesan terlambat.
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?