detikcom

Tanggapan Indovision untuk Ibu Nur Hidayati

Nugroho Agung Prasetyo - suaraPembaca
Jumat, 17/08/2012 08:06 WIB
Jakarta - Menanggapi surat pembaca yang ditulis oleh Ibu Nur Hidayati Oktavia yang tayang di Detik.com, Rabu (15/8), perkenankanlah kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi sehingga Ibu Nur Hidayati Oktavia tidak dapat menikmati tayangan Indovision dengan baik.

Kami telah menghubungi Ibu Nur Hidayati Oktavia Rabu (15/08). Masalah teknis yang terjadi pada Ibu Nur Hidayati Oktavia sudah teratasi dengan baik, sehingga pada saat ini pelanggan sudah dapat menikmati tayangan Indovision yang berkualitas.

Terima kasih atas kritik dan saran Ibu Nur Hidayati Oktavia kepada kami untuk selanjutnya menjadi perhatian kami dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan kami di masa mendatang.


Nugroho Agung Prasetyo
Head of Corporate Communication
PT. MNC Sky Vision

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?