detikcom

Sulitnya Mengaktifkan SMS Notifikasi Transaksi BCA

Nur Hidayah - suaraPembaca
Jumat, 17/08/2012 08:53 WIB
Tangerang - Sejak beberapa minggu yang lalu saya ingin agar setiap transaksi baik pengambilan ataupun ada transfer masuk ke rekening BCA, diberitahukan melalui notifikasi via SMS.

Saya disarankan menggunakan mobile banking, setelah mengganti kartu handphone, saya ke salah satu provider, mobile bankingnya bisa aktif. Akan tetapi waktu mencoba transfer tidak ada notifikasi via SMS ke nomor yang saya daftarkan (0812 1971 1644).

Call Center BCA meminta saya agar mengaktifkan SMS banking dengan cara melakukan registrasi ke ATM, saran ini saya lakukan. Walaupun SMS banking sudah berfungsi ternyata setelah ada transfer masuk tetap tidak bisa mendapatkan notifikasi.

Kembali saya menghubungi call center BCA yang menyarankan saya untuk membuka Tahapan Gold yang saldo minimalnya Rp 10 Juta. Saya segera melakukan migrasi Tahapan BCA ke Tahapan Gold di kantor Cabang Pembantu Pondok Cabe Mutiara Jumat, 10 Aguatus 2012.

Petugas menyarankan saya untuk melakukan pengambilan dana sebesar Rp 100 ribu rupiah untuk mengaktifkannya dan itupun sudah saya lakukan.

Sabtu 11 Agustus belum ada notifikasi SMS, meskipun ada uang masuk. Call Center menyampaikan bahwa layanan notifikasi SMS akan aktif setelah 24 jjam permohonan.

Dan jawaban itu menjadi standar jawaban yang saya terima setiap kali menanyakannya. Saya merasa dipermainkan oleh petugas BCA, semua syarat dan saran telah saya lakukan tapi tiada hasil.


Nur Hidayah
Jl. Talas 1 Pondok Cabe, Tangerang Selatan
twins_dayah@yahoo.com
085283962330

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?