detikcom

Rugi Karena Indosat tidak Informatif

Elyzavia - suaraPembaca
Sabtu, 18/08/2012 15:44 WIB
Medan - Tangga 17 Agustus 2012 layanan BlackBerry Indosat Promo Full service Rp 90 ribu/3 bulan telah habis masa berlakunya.

Ketika saya hendak melakukan perpanjangan, ternyata tidak bisa karena ketentuan promo yang hanya bisa untuk pelanggan yang tidak memakai layanan BlackBerry aktif 30 hari sebelumnya.

Oleh karena itu saya mencoba mendaftar layanan BlackBerry Gaul Rp 45 ribu/bulan, yang ini juga tidak bisa, padahal saya sudah mencoba hampir 10 kali.

Kemudian saya mengambil keputusan untuk menonaktifkan layanan BlackBerry Full Service 3 bulan agar saya bisa mendaftar layanan lainnya.

Setelah selesai dan tanpa notifikasi apapun, saya langsung mendaftar BlackBerry full service senilai Rp 90 ribu/bulan dan berhasil.

Akan tetapi dalam waktu beberapa menit saja paket tersebut tiba-tiba unreg dengan sendirinya. Call center mengatakan bahwa itu adalah karena kesalahan saya, karena perintah unreg berlaku untuk 5 jam ke depan.

Menurut saya notification setelah melakukan aktifitas untuk mendaftar ataupun unreg itu penting sekali agar customer tahu.

Apabila tidak ada informasi tentang syarat suatu paket, maka kesalahan seharusnya bukan pada customer.


Elyzavia
Jl. AR Hakim, Medan
elyzavia@gmail.com


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?