detikcom

Metland Tambun Membatalkan Pembelian Hanya Lewat SMS

Mervyn - suaraPembaca
Kamis, 23/08/2012 10:31 WIB
Bekasi - Saya berencana melakukan pembelian rumah di Perumahan Metland Tambun dan sudah membayar booking fee sebesar Rp 5 juta kepada seorang sales Metland.

Dikarenakan saya belum membayar angsuran uang muka pertama, menjelang angsuran yang ke 2 saya menerima sms dari sales yang menyatakan bahwa developer telah membatalkan pesanan saya.

Sedangkan di dalam keterangan Tanda Terima Sementara yang saya dapatkan beserta dari info sales yang lain bahwa proses tersebut tidak benar.

Yang ingin saya pertanyakan dari penjelasan sales tersebut, kenapa jika kredit KPR tersebut ditolak, uang booking fee akan dipotong 50 % untuk biaya administrasi?

Dan mengapa pembatalan dari pihak developer hanya disampaikan melalui sms sales, bukan oleh pihak administrasi developer via telepon.

Untuk itu saya mohon penjelasannya, karena saya benar-benar berniat untuk membeli rumah tersebut.

Belum mulainya saya membayar angsuran uang muka pertama karena saat itu saya masih bingung menentukan nama untuk kredit tersebut. Terima kasih


Mervyn
Jl.Raya Narogong, Bekasi
calvinlorens@gmail.com
087888556977

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?