detikcom

Tanggapan Mandala Tentang Refund Tiket Mandala Bapak Yosi

Susie Charma - suaraPembaca
Kamis, 23/08/2012 11:35 WIB
Jakarta - Melalui surat ini kami, PT Mandala Airlines (Mandala), ingin memberikan tanggapan untuk surat yang dikirimkan oleh Bapak Yosi, pemegang tiket Mandala yang terdahulu, yang dimuat oleh Detik.com (22:34 WIB) pada 11 Agustus 2012.

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yosi atas perhatian serta kesabarannya terhadap Mandala selama ini.

Menindaklanjuti surat Bapak, kami ingin memberitahukan bahwa setelah pemberhentian operasi pada Januari 2011 lalu, kini Mandala telah kembali melanjutkan operasinya di bawah arahan manajemen serta investor utama yang baru, Saratoga Group dan Tiger Airways.

Di bawah arahan manajemen baru, serta atas persetujuan Pengadilan Tinggi terhadap proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada bulan Maret 2011 lalu, maka semua hutang Mandala kepada kreditor, termasuk penumpang, agen perjalanan dan kreditor dagang lainnya, telah dikonversi menjadi 15 persen kepemilikan saham di perusahaan.

Karena itu, bentuk kompensasi yang diberikan tidak dalam bentuk uang, namun dalam bentuk saham dan Bapak Yosi adalah salah satu kreditor yang memiliki hak atas saham perusahaan Mandala Airlines.

Mengenai kesempatan 'redeem' pada bulan April 2012, perlu kami jelaskan bahwa kesempatan ini bukanlah merupakan kesempatan refund, melainkan penawaran promosional dari manajemen baru Mandala yang ingin memberikan kesempatan untuk seluruh pemegang tiket terdahulu yang belum sempat terbang.

Pemegang tiket yang memenuhi syarat dan telah mendaftarkan data diri pada periode yang telah ditentukan akan menerima sebuah voucher dari Mandala senilai dengan jumlah pembelian awal mereka.

Penawaran yang diberikan perusahaan dimaksudkan untuk memberikan kesempatan para pemegang tiket terdahulu untuk mendapatkan pengalaman terbang bersama Mandala yang telah kembali beroperasi.

Perlu diketahui bahwa voucher promosional ini tidak kemudian menggantikan hak para kreditor atas kepemilikan saham di perusahaan.

Kami harap penjelasan ini dapat memberikan informasi yang menyeluruh serta berkenan untuk Bapak. Kami dari pihak Mandala mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala ketidaknyamanan yang terjadi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kepemilikan saham Mandala, mohon untuk mengunjungi halaman FAQ di website kami www.mandalaair.com. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Susie Charma
Kepala Bagian Komunikasi
PT Mandala Airlines

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?