detikcom

Paket Bundling BlackBerry Telkomsel Hanya Aktif Satu Bulan

Lusia Veronika - suaraPembaca
Kamis, 23/08/2012 14:36 WIB
Surabaya - (Saat ini pelanggan sudah dapat kembali menikmati layanan BIS yang dimilikinya)

Pada tanggal 12 Juli 2012 saya membeli BlackBerry dengan paket bundling Telkomsel yang gratis paket internet BlackBerry full service selama 3 bulan dengan membeli perdana simPATI.

Baru satu bulan digunakan paket BlackBerry sudah mati, call centre meminta saya untuk menunggu 3 hari.

Akan tetapi, sampai dengan hari yang dijanjikan paket internet BlackBerry tersebut belum aktif kembali. Dan setiap kali menghubungi call center hanya mendapatkan jawaban untuk menunggu.


Lusia Veronika
Jl Dukuh Kupang Timur, Surabaya
lusia.ikawati@yahoo.co.id
081329934688


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?