detikcom

Penjelasan Prudential Perihal Pengajuan Klaim Bapak Johny

Nini Sumohandoyo - suaraPembaca
Kamis, 11/10/2012 14:00 WIB
Jakarta - Sehubungan dengan dimuatnya surat pembaca yang dikirim oleh Bapak Joni berjudul "Agen Prudential Memalsukan Data Kesehatan" pada Rubrik Surat Pembaca Detik.com, hari Jumat, 09 Oktober 2012, izinkanlah kami memberi tanggapan atas surat tersebut.

Dalam setiap pengajuan klaim meninggal dunia, kami berpedoman pada data kesehatan dan diagnosa yang disampaikan secara tertulis dalam formulir klaim oleh dokter yang merawat. Selain dari data kesehatan, keputusan klaim juga mengacu pada ketentuan Polis yang dipilih dan telah disetujui oleh Pemegang Polis.

Kami telah menghubungi Bapak Joni untuk memberikan penjelasan bahwa pada polis atas nama almarhum Bapak Liauw Jung Khong, orang tua dari Bapak Joni, dengan sangat menyesal kami tidak menyetujui klaim manfaat meninggal dunia karena pada dokumen pengajuan klaim yang diterima, kami menemukan riwayat kesehatan yang tidak disampaikan kepada kami sebelum penerbitan polis.

Riwayat kesehatan yang tidak disampaikan pada saat pengajuan asuransi jiwa, menggugurkan perlindungan yang diberikan, sesuai dengan prinsip dasar asuransi yang berlaku umum, serta disetujui nasabah pada saat penandatanganan pengajuan asuransi jiwa terkait.


Nini Sumohandoyo
Corporate Marketing & Communications Director


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?