detikcom

Pelayanan TAM ITC Cempaka Mas Mengecewakan

Rachmat Dediat - suaraPembaca
Senin, 26/11/2012 12:14 WIB
Jakarta - (TAM BlackBerry telah menanggapi keluhan Bapak Rachmat Dediat)

Pada tanggal 19 November 2012 saya ke BlackBerry Expert Center (BEC) TAM di ITC Cempaka Mas untuk melakukan perbaikan BlackBerry saya yang mengalami masalah dengan trackpadnya.

Saat datang, antrian sudah sangat panjang dan petugas yang melayani hanya 2 orang. Disamping itu ruang tunggu yang disediakan seadanya, sampah berserakan, terlalu sempit untuk menampung belasan orang.

Setelah menunggu sekitar 2 jam dan tiba giliran saya, petugas menjanjikan waktu 3 hari untuk pemeriksaan fisik. Kalau ditemukan masalah dan tidak void garansi, BlackBerry saya akan di service dalam 14 Hari kerja.

Saya cukup terkejut dengan lama proses garansi ini. Namun dengan berat hati saya harus menerima kondisi ini.

Setelah 6 hari berlalu tanpa ada kabar, saya menghubungi BEC dan dikatakan bahwa BlackBerry saya sedang dibawa ke kantor pusat untuk pemeriksaan fisik dan setelah 14 hari akan dihubungi.

TAM yang saya kira distributor resmi BlackBerry terbesar di Indonesia ternyata memiliki service center yang pelayanannya mengecewakan.


Rachmat Dediat
Jl Harapan Mulya, Jakarta Pusat
dr.rachmatdediat@alumni.ui.ac.id
081315400119


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?