detikcom

Tagihan Indovision tidak Sesuai

Novie - suaraPembaca
Rabu, 16/01/2013 09:26 WIB
Jakarta - (Saat ini tayangan Indovision di rumah Ibu Novie sudah dapat disaksikan kembali)

Pada tanggal 1 November 2012 saya mulai berlangganan Indovision paket Venus seharga Rp.149.000, dimana pegawai yang menawarkan mengatakan saya bisa mengatur jadwal pembayaran sesuai yang diinginkan.

Setelah satu bulan tagihan datang sesuai dengan paket yang saya ikuti, tapi pada bulan ke dua tagihan yang keluar tidak sesuai yaitu sejumlah Rp. 217.683.

Selasa, 8 Januari 2013 saya menghubungi call center Indovision yang menerangkan bahwa biaya tersebut adalah biaya harian yang dibebankan sejak pemasangan sampai waktu jatuh tempo antara 24 Oktober 2013 sampai dengan 7 November 2013.

Padahal Indovision baru dipasang pada tanggal 1 November bukan 24 Oktober. Customer service meminta saya untuk menghubungi ke tenant harian, namun sampai saat ini tidak ada niat baik dari Indovision untuk menyelesaikan.

Bahkan tayangan Indovision saya di blokir sehingga dengan terpaksa saya harus membayarnya.


Novie
Jl Raya Bogor Km 20 Jakarta Timur
lolypouw@yahoo.co.id
08176665561


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?