detikcom

Pengiriman Paket JNE Mengecewakan

Happy Nizar - suaraPembaca
Selasa, 12/02/2013 14:56 WIB
Manado - (Saat ini masalah telah diselesaikan dengan baik, dan kami sudah menghubungi pengirim untuk menyampaikan permohonan maaf)

Tanggal 6 Februari 2013 saya mengirimkan paket dari Manado tujuan Mojokerto dengan menggunakan jasa pengiriman JNE, dijanjikan paket sampai dalam 3-4 hari.

Ternyata sampai saya menuliskan surat ini paket tersebut belum sampai tujuan. Dan di hari yang sama seorang supplierdari Jakarta mengirimkan peket kepada saya, karena saya memiliki usaha online.

Paket Reguler Jakarta-Manado yang biasanya paling lama 3 hari itupun seringkali saya harus mengambil sendiri ke kantor JNE cabang Manado, jika menunggu kurir mengantarkan pernah sampai 1 minggu.

Paket ini juga sampai dengan tanggal 11 Februari statusnya masih dalam perjalanan. Padahal mengingat penerbangan Jakarta-Manado ada lebih dari 5 jadwal setiap harinya mengapa pengiriman begitu lama?


Happy Nizar
TNI 9, Manado
hwnizar@gmail.com
085230026416


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?