detikcom

Pengiriman Paket JNE Mengecewakan

Happy Nizar - suaraPembaca
Selasa, 12/02/2013 14:56 WIB
Manado - (Saat ini masalah telah diselesaikan dengan baik, dan kami sudah menghubungi pengirim untuk menyampaikan permohonan maaf)

Tanggal 6 Februari 2013 saya mengirimkan paket dari Manado tujuan Mojokerto dengan menggunakan jasa pengiriman JNE, dijanjikan paket sampai dalam 3-4 hari.

Ternyata sampai saya menuliskan surat ini paket tersebut belum sampai tujuan. Dan di hari yang sama seorang supplierdari Jakarta mengirimkan peket kepada saya, karena saya memiliki usaha online.

Paket Reguler Jakarta-Manado yang biasanya paling lama 3 hari itupun seringkali saya harus mengambil sendiri ke kantor JNE cabang Manado, jika menunggu kurir mengantarkan pernah sampai 1 minggu.

Paket ini juga sampai dengan tanggal 11 Februari statusnya masih dalam perjalanan. Padahal mengingat penerbangan Jakarta-Manado ada lebih dari 5 jadwal setiap harinya mengapa pengiriman begitu lama?


Happy Nizar
TNI 9, Manado
hwnizar@gmail.com
085230026416


(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?