detikcom

Sulitnya Meminta Surat Keterangan Lunas dari Bukopin

Jonny - suaraPembaca
Minggu, 24/02/2013 08:37 WIB
Jakarta - (Surat Keterangan Lunas telah dikirim melalui fax sesuai permintaan Bapak Jonn)

Pada tanggal 2 Februari 2013, saya mengajukan permohonan surat keterangan penutupan kartu atas kartu kredit Bukopin yang sudah ditutup dikarenakan kolektibilitas Kartu Kredit saya DPK.

Petugas call centre Bukopin mengatakan bahwa proses pembuatan surat keterangan memakan waktu 14 hari kerja dan saya diharuskan membuat surat pernyataan penghapusan kolektibilitas BI Checking dengan status tidak lancar ke customer service Kartu Kredit Bank Bukopin.

Ternyata sampai dengan tanggal 17 Februari 2013, surat tersebut belum datang, dan menurut call centre surat tersebut baru diproses tanggal 14 Februari 2013 dan batas waktu 14 hari kerja tanggal 21 Februari 2013.

Akan tetapi sampai dengan saat ini surat tersebut belum saya terima, bahkan saya mendapatkan tagihan dari Bank Bukopin sebesar Rp 194.850 dengan status tanggal cetak 18 Februari 2013.

Saya bingung dengan perlakuan Bank Bukopin kepada saya dan apa yang harus saya lakukan. Semoga Manajemen Bank Bukopin dapat memproses hal kecil ini secepatnya dan dapat bertanggungjawab atas hal tersebut.


Jonny
Jl Rambutan Barat III Jakarta
jonny8612@yahoo.com
081286996277


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?