detikcom

Menunggu Penggantian Unit BlackBerry dari Erafone

Edy Gunawan - suaraPembaca
Senin, 29/04/2013 10:50 WIB
Tangerang - Saya membeli BlackBerry Dakota di Erafone Central Park pada tanggal 25 Februari 2013 dengan garansi TAM.

Satu hari setelah pembelian, BlackBerry bermasalah dikarenakan update BBM OS 7. Di Erafone Mall Taman Anggrek dimana service TAM berada. Sesampai disana, saya diminta untuk menunggu selama 2 jam untuk uninstall software.

Setelah 2 jam, staff di front office mengatakan unit belum siap dan saya diminta menunggu 1 jam lagi. Setelah lebih dari 1 jam dikatakan unit belum selesai diperbaiki dan baru bisa diambil keesokan harinya jam 1 siang.

Beberapa minggu setelah perbaikan BlackBerry selesai, tiba-tiba BlackBerry mati total. Saya pun kembali ke Erafone Mall Taman Anggrek. Oleh Erafone disarankan untuk ganti baru unit tapi dengan catatan butuh 30 hari kerja untuk proses.

Setelah 30 hari, saya kembali untuk mengambil unit baru yang dijanjikan, ternyata unit yang baru belum tersedia dan saya diminta menunggu 1-2 bulan lagi.

Apakah saya harus menunggu selama itu? dan apakah sudah ada jaminan dalam 1-2 bulan unit pengganti sudah tersedia?


Edy Gunawan
Pondok Hijau Golf, Tangerang
edy_g28@yahoo.com
081380980928

(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?