detikcom

Bank Mandiri Lambat Menangani Pengaduan Nasabah

Agus Yulianto - suaraPembaca
Senin, 24/06/2013 09:30 WIB
Jakarta - (Bank Mandiri sudah memberikan penjelasan perihal masalah ini)

Pada Tanggal 14 Maret 2013 jam 14.15 saya melakukan setor tunai di mesin CDM Bank Mandiri Pasar Minggu.

Karena tidak tahu kapasitas maksimum uang yang harus dimasukkan, saya memasukkan di CDM sebanyak 41 lembar pecahan Rp 50 ribu.

Ternyata yang tercatat di slip hanya Rp 1.200.000, setelah itu keluar selembar Rp 50 ribu. Saat itu juga saya langsung ke customer service.

Dan sampai dengan saat ini saya sudah beberapakali ke Bank Mandiri cabang Pasar Minggu dan sampai saat ini sisa uang Rp 800 ribu belum dikembalikan.

Saya hanya ingin meminta Bank Mandiri untuk mengembalikan uang yang menjadi hak saya. Mohon solusinya, terimakasih.


Agus Yulianto
Komplek MA, Jakarta Selatan
ayulianto63@gmail.com
0818723497


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?