detikcom

Janji Marketing Kartu Kredit Bukopin Tak Ditepati

Teguh Budiman - suaraPembaca
Selasa, 03/09/2013 10:10 WIB
Jakarta - (Hadiah Handphone telah diterima dengan baik)

Saya mendapatkan kartu kredit platinum Bank Bukopin sejak Maret 2013. Sebelumnya dijanjikan iuran tahunan gartis selamanya tanpa syarat.

Ternyata saya diberikan 2 kartu, dimana hanya satu kartu yang gratis seumur hidup sedangkan lainnya gratis iuran tahun pertama. Tapi keduanya harus tetap aktif, tidak boleh ditutup.

Dijanjikan pula hadiah handphone tanpa syarat, ternyata harus melakukan pembelanjaan senilai Rp 1,5 juta dalam waktu 1 bulan setelah aktivasi.

Transaksi sudah saya lakukan di bulan Mei 2013, pembayaran tagihan lunas di awal Juli 2013 sesuai periode tagihan. Namun sampai sekarang handphone yang dijanjikan belum ada.

Saya sudah berkali-kali menanyakan hal ini ke layanan customer service Bukopin di 14005, dan hanya selalu disampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan diminta bersabar.

Kalau memang sulit memenuhi apa yang dijanjikan, lebih baik tidak usah berjanji apa-apa kepada customer agar tidak mengecewakan.


Teguh Budiman
Komplek DDN II, Jakarta Selatan
budimanteguh@yahoo.com
08161153912


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?